Tidak mengenal Gereja Katolik, tidak mengenal Kristus.
Tidak
mengenal Kitab Suci, tidak mengenal Kristus. Tetapi Kitab Suci
dijadikan Kitab Suci oleh Gereja. Mengenal Kitab Suci saja tanpa
mengenal Gereja, tidak juga akan mengenal Kristus. Mengenal Gereja
berarti mengenal Tubuh Kristus, dan menghantar kita mengenal Kristus.
Kristus telah mendirikan GerejaNya dan telah melimpahkan wewenang
mengajarNya kepada GerejaNya. Apa yang diajarkan Gereja adalah Yesus
Kristus. Jadi tidak mengenal ajaran Gereja, tidak mengenal Kristus.
Penjelasan:
Banyak orang
mengenal Kitab Suci luar dalam. Tetapi kenyataannya mereka yang mengenal
Kitab Suci saja, gagal mengenali ajaran Yesus yang otentik. Mereka
merasa tahu Hosti dalam Ekaristi bukan Tubuh Kristus, Yesus memiliki
saudara kandung, berkat dari Yesus identik dengan harta. Tetapi apa yang
diajarkan Yesus kepada Gereja Katolik lewat para rasul justru
berlawanan.
Ajaran Yesus yang otentik hanya diajarkan dalam Gereja Katolik, karena:
Pertama, Gereja Katolik telah menerima pelimpahan wewenang mengajar dari Yesus, wewenang ini adalah Magisterium.
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan
terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas
di sorga.(Mat 18:18);
Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan
Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa
menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku."( Luk10:16)
Kedua,
Tidak semua yang diajarkan Yesus kepada para rasul tertulis dalam Kitab
Suci. Ajaran Yesus yang tidak tertulis dalam Kitab Suci hanya diajarkan
secara lengkap dalam Gereja Katolik, inilah Tradisi Suci.
Kitab Suci sendiri dinyatakan sebagai Kitab wahyu Allah karena Gereja yang menetapkannya/mengkanonkannya melalui konsili-konsili.
Jadi mengenal Kitab Suci saja tanpa mengenal ajaran Gereja Katolik
berarti tidak mengenal ajaran Yesus secara otentik dan lengkap, atau
gagal mengenali Yesus yang sebenarnya.
Kata Gereja merujuk pada Gereja Katolik.
salam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar